Honda Pamit dari F1 Setelah Simpulan Musim 2021

PENGUSAHA otomotif asal Jepang Honda memutuskan untuk mundur dari Formula satu (F1) setelah musim 2021 sudah, mundurnya Honda ini berdampak di tim Red Bull dan Alpha Tauri yang harus berganti pemasok power unit di F1.

Keputusan itu diambil oleh Honda karena kongsi Jepang itu ingin fokus ke teknologi emisi nol, sehingga datang saat ini Honda tidak tersedia niatan untuk kembali ke F1.

“Kami (Honda) sedang mengejar netralitas karbon pada tahun 2050, menggunakan unit daya masa depan dan teknologi energi, termasuk kendaraan sel bahan bakar dan teknologi baterai, ” ungkap Honda dalam keterangan resminya.

Besar tim Red Bull Christian Horner mengatakan pihaknya menghormati keputusan yang di ambil oleh Honda.

“Pergeseran pokok dalam industri otomotif telah membuahkan Honda mengambil keputuaan ini, dan kami memahami itu, ” tutur Horner.

Red Bull dan Alpha Tauri yang telah menyepakati kesepakatan untuk tetap berkompetisi di F1 had 2025 itu, mau tidak suka akan mencari pemasok unit baru.

“Keputusan mereka tersebut menghadirkan tantangan yang jelas bagi kami sebagai tim, tetapi kami telah berada disini sebelumnya dan dengan kekuatan ana, kami siap menerima tantangan dengan baik dan akan merespon secara cepat, ” tutur Horner.

Sempat kosong pada F1 beberapa waktu berantakan, Honda kembali ke F1 bersama-sama tim McLaren pada tahun 2015, bersama McLaren honda cukup pengganggu bersaing dengan teknologi turbo hybrid yang di usung di era baru F1.

Kerja sama Honda bergandengan McLaren pun berakhir pada tarikh 2017, pada musim selanjuynya Honda menjadi pemasok power unit tim Toro Rosso yang kini berganti nama menjadi Alpha Tauri.

Kerja sebanding yang cukup baik antara Honda dan Alpha Tauri menarik menggubris tim Red Bull, yang alhasil ikut menjadi langganan mesin Honda pada tahun 2019.

Dengan mundurnya Honda, maka setidaknya tiga pemasok power unit yaitu Mercedes, Ferrari, dan Renault akan bersaing di F1 pada 2022. (AFP/OL-4)

Scroll Up