Minuman Rempah Nusantara, IGC: Potensi Buatan Unggulan Bangsa

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

PUBLIK Pencinta Gastronomi Indonesia atau Indonesian Gastronomy Community (IGC) diresmikan di dalam 27 Maret 2020 lalu. Tak butuh waktu lama, komunitas non-profit pencinta makanan Indonesia ini, tepat menggelar banyak kegiatan.  

Setelah Selasa (17/11) menyelenggarakan webinar ‘Kisah Minuman Rempah Nusantara Di Panggung Negeri: Awareness Minuman Rempah sebagai Potensi Bangsa Indonesia dalam Pandemi Covid-19’, mereka hari ini menyelenggarakan webinar lagi mengenai ‘Rempah dan Minuman Rempah, Potensi Pasar di Asia Selatan. ‘

Baca juga:   Vaksin Merah Putih Didistribusikan 2021

Kegiatan sebelumnya dihelat bekerja sebanding dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi – Deputi Dunia Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo R. M Manuhutu, dan Kinarya Anak Bangsa, dilaksanakan jawab memperkenalkan minuman khas nusantara serta segala potensinya.  

“Nusantara selain makmur akan budaya, bahasa, suku marga, juga memiliki beragam jenis minuman khas dari berbagai suku bani, yang tersebar di seluruh arah nusantara, ” kata Ketua Umum IGC Ria Musiawan, Jumat (27/11).  

Kekhasan ragam minuman nusantara tersebut biasanya diracik dari rempah-rempah yang banyak tumbuh di suatu provinsi. Warisan leluhur ini hendaknya dilestarikan dengan mengikuti perkembangan jaman. Minuman rempah nusantara bisa dijadikan barang yang menggerakkan perekonomian bangsa. Sebab, tak semua bangsa atau negeri di dunia memiliki minuman macam ini dengan jumlah banyak.  

“Kita ingin mengingatkan kembali dan mengusut ulang minuman rempah nusantara tersebut yang merupakan potensi bangsa Indonesia untuk menjadi pemain dunia, ” kata dia.

Turut menjadi narasumber di webinar, ahli pernaskahan nusantara dari Universitas Leiden, Belanda, Dr. Suryadi, MA.  

“Beliau menyampaikan sejarah bagaimana negara-negara lain   datang ke Indonesia tertarik untuk memperoleh buatan kekayaan nusantara, ” Wakil Penasihat IGC Rosita YS Wibawa.  

Pula berbicara dalam kesempatan itu, Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M. Sc, Dewan Pakar IGC sekali lalu peneliti dan ahli gizi nutrisi. Serta pengusaha dan eksportir rempah, Anne Sri Arti.  

“Sementara Prof Saptawati Bardosono, beliau menyampaikan daya, benefit serta kandungan-kandungan bermanfaat sebab rempah-rempah tersebut, bahkan banyak dipergunakan secara empirik, sebagai minuman kesehatan tubuh, ” jelas Rosita.  

Tak berehat, kegiatan serupa hari ini (27/11) kembali digelar. Acara ini mengambil tema ‘Rempah dan Minuman Rempah, Potensi Pasar di Asia Selatan. ‘

Baca juga:   Kartika Jahja Menggaet Suara Lebih Luas

Bicara dalam acara ini Kumara Jati dari Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chennai Kementerian Perniagaan yg membawahi wilayah Asia Daksina, Adam Mulawarwan Tugio duta mulia Indonesia di Pakistan, juga Anne Sri Arti pebisnis rempah.  

Rencana ini didukung oleh UN Women yang menginisiasi We Learn, & Kinarya Anak Bangsa. (RO/OL-6)

Scroll Up