Mitch McConnell Akui Joe Biden Sebagai Presiden Terpilih AS

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

PEMIMPIN Mayoritas Senat Mitch McConnell secara terbuka mengakui Joe Biden sebagai Presiden terpilih AS untuk pertama kalinya, usai Electoral College menegaskan kemenangan Biden atas Trump.

Sesuai diketahui, Pemimpin Republik itu selama berminggu-minggu menolak mengakui Biden sebagai pemenang pemilihan presiden. Namun, dalam Selasa (15/12), McConnell mengucapkan aman kepada Biden dalam pidatonya yang disampaikan dari lantai Senat.

“Kemarin, para-para pemilih dari semua 50 negara bagian telah bertemu. Jadi, mulai pagi ini, negara kita formal memiliki Presiden terpilih dan Pemangku Presiden terpilih. Jutaan warga berniat Pilpres akan membuahkan hasil dengan berbeda. Tetapi sistem pemerintahan kita memiliki proses untuk menentukan siapa yang akan dilantik pada 20 Januari. Electoral College telah berbicara, jadi hari ini saya ingin memberi selamat kepada Presiden terpilih Joe Biden, ” kata McConnell.

Anggapan McConnell menandai titik balik untuk Senat Partai Republik, yang sebagian besar memilih untuk mengabaikan bukti atau tetap diam ketika Trump melancarkan serangan gugatan hukum yang belum pernah terjadi sebelumnya di sistem pemungutan suara negara.

Tetapi era negara bagian mengesahkan hasil pemilihan mereka dan pengadilan di pada setiap tingkat menolak upaya presiden untuk membalikkan hasilnya, celah dalam pembantu Trump mulai muncul.

Baca pula:   Putin Ucapkan Selamat pada Biden

McConnell memfokuskan sebagian mulia pidatonya dengan memuji rekor pencapaian Trump di dalam dan asing negeri, meskipun dia berbicara mengenai presiden dalam bentuk lampau.

“Seperti yang Anda lihat, akan membutuhkan lebih dari satu pidato untuk mengungkap semua kemenangan besar yang sudah dibantu oleh Administrasi Trump untuk rakyat Amerika, ” ucapnya.

“Seseorang dengan bersumpah akan mengguncang Washington & memimpin negara kita menuju penerimaan baru, baik di dalam maupun di luar negeri terus mengabulkan hal itu, ” lanjutnya.

Setelah Electoral College bertemu pada Senin, aliran besar Partai Republik menerima Biden telah memenangkan pemilihan. Namun anggapan McConnell menjadi penting karena sebanyak anggota Partai Republik masih menumpukan untuk mengakui hasil tersebut, makin setelah pemungutan suara dari Electoral College meresmikan kemenangan Demokrat.

Pidato McConnell kemungkinan akan membuka jalan bagi lebih banyak anggota Partai Republik untuk menerima kekalahan Trump, makin jika presiden tidak mau rontok.

Pada akhir pidatonya, McConnell berharap bisa menyelesaikan 36 hari ke depan dengan baik di bawah arahan Presiden Trump.

“Bangsa membutuhkan kita untuk menambahkan bab bipartisan lain untuk rekor pencapaian ini, ” tukasnya.

Kejadian ini mengisyaratkan perlunya kongres untuk mencapai kesepakatan tentang bantuan virus korona yang telah lolos dari Capitol Hill selama berbulan-bulan.

Sebelum meninggalkan ke Atlanta, Biden mengatakan pada wartawan dia melakukan percakapan yang baik dengan Mitch McConnell meniti sambungan telepon. Selama percakapan tersebut, Biden berterima kasih pada McConnell atas sambutannya di lantai Kongres.

“Meskipun kami tidak saling sepakat dalam banyak hal, ada hal-hal yang dapat kami kerjakan bersama, ” kata Biden kepada wartawan.

“Kami putus untuk berkumpul lebih cepat (daripada) nanti”.

Biden berjanji untuk memberikan jadwal anggota parlemen Republik lainnya yang dia ajak bicara. (The Guardian/OL-5)

Scroll Up